NI’MAT UNGGULAN
Assalamu'alaikum sahabat blogger
kali ini saya menyajikan Nasihat dari Kalam seorang ulama yaitu Al-Habib Soleh bin Muhammad Basalamah (Pimpinan PonPes DARUSSALAM Jatibarang Brebes Jawa Tengah),
saya ambil dari akun fb nya, silahkan simak, semoga bermanfaat...
Allah SWT Tuhan semesta alam, yang mempunyai sembilan puluh sembilan sifat dan disebut dengan “Asma’ul Husna”.
Diantara sifat-Nya Allah yaitu “Al-Kariim” yang berarti Maha Pemurah. Maka dengan sifat inilah, Allah SWT mencurahkan berbagai karunia-Nya kepada semua makhluk-Nya, terlebih kita manusia sangkin banyaknya ni’mat Allah yang dianugrahkan kepada umat manusia sampai-sampai tidak bisa terhitung dan tidak pula terbatas, hal ini sesuai firman Allah SWT dalam Al-qur’an, surat An-Nahl ayat : 18
وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا إِنَّ اللَّهَ لَغَفُورٌ رَحِيمٌ
Artinya : “Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya ( karena banyaknya ). Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. ( An-Nahl : 18 )
Demikian pernyataan Allah sendiri dalam menyikapi berbagai ni’mat, namun dibalik itu semua keni’matan yang Allah curahkan kepada manusia, ada beberapa ni’mat yang sangat berbobot, ni’mat yang agung, ni’mat yang sangat amat besar nilainya dibandingkan dengan ni’mat-ni’mat yang lainnya yaitu ni’mat iman islam. Rasulullah SAW bersabda yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad R.A :
قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :
إِنَّ اللهَ يُعْطِى الدُّنْيَا لِمَنْ يُحِبُّ وَلِمَنْ لاَ يُحِبُّ وَلاَ يُعْطِى الدِّيْنَ إِلاَّ لِمَنْ أَحَبَّ (رواه أحمد)
Artinya : Rasulullah SAW bersabda : “Sesungguhnya Allah menganugrahkan ni’mat yang berupa harta dunia kepada siapapun, baik yang dicintainya maupun yang tidak dicintainya ( muslim maupun kafir ) akan tetapi Dia ( Allah ) tidak menganugrahkan agama ini ( iman islam ) kecuali kepada hamba yang dicintainya. ( HR. AHMAD )
Seorang Ulama besar yaitu Syekh Muhammad bin Isma’il Ash-shon’aniy juga mengatakan :
أَيُّ مِنَّةٍ أَعْظَمَ مِنْ مِنَّةِ اْلإِيْمَانِ وَاْلإِسْلاَمِ وَأَيُّ عَطِيَّةٍ أَسْنَى مِنْ عَطِيَّةِ اْلإِيْمَانِ وَاْلإِسْلاَمِ.
Artinya : “karunia mana yang lebih besar dari karunia iman dan islam, dan pemberian mana yang lebih tinggi dari pada pemberian iman dan islam.
Maka dari itu mari kedua ni’mat yang agung ini kita jaga dan kita pelihara erat-erat dengan memperbanyak kebajikan dan syukur agar keduanya selalu subur dan menyelamatkan kita semua kelak ketika menghadap Allah SWT di hari kiamat, dan selalu memperbanyak membaca do’a :
اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ أَنْعَمَنَا عَلَى نِعْمَةِ اْلإِيْمَانِ وَاْلإِسْلاَمِ وَكَفَى بِهِمَا بِالنِّعْمَةِ
…(وَاللهُ أَعْلَمُ)…
Wa'alaikumsalam Wr Wb.

No comments:
Post a Comment